Gustave Doré's engraving of Lot's flight from his people
Terdapat penemuan teori menarik yaitu, "bahwa gay adalah turunan genetik" adalah tidak benar. "No body is born gay", tetapi faktor lingkungan yang paling banyak berpengaruh dan sifat ini bisa menular bagi mereka yang memang jiwanya tidak stabil dan tidak kuat imannya. Bisa juga karena bentuk trauma dan pengalaman tidak baik ketika masa kecil. Ada faktor lain juga tetapi dua hal ini yang paling mendominasi.
Menurut Ruth Hubbard, seorang pengurus "The Council for Responsible Genetics"
yang
juga penulis buku “Exploding the Gene Myth” mengatakan:
“Pencarian sebuah gen gay bukan suatu usaha pencarian yang bermanfaat. Saya tidak berpikir ada gen tunggal yang memerintah perilaku manusia yang sangat kompleks. Ada berbagai komponen genetik dalam semua yang kita lakukan, dan adalah suatu kebodohan untuk menyatakan gen-gen tidak terlibat. Tapi saya tidak berpikir gen-gen itu menentukan.”
Simak
wawancara bersama Ruth Hubbard di http://gender.eserver.org/exploding-the-gene-myth.html
Ternyata
pembuat teori “gay adalah propaganda palsu dari kaum LGBT. Penyusun buku panduan
psikologi: "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders” (DSM)
ternyata lima dari tujuh orang tim pembuat DSM adalah homo dan lesbian.
Jika
masih memang tidak percaya, perlu diketahui bahwa yang namanya teori buatan
manusia bisa berubah-ubah. Maka teori yang paling benar adalah Al-Quran dan
Sunnah:
- Jelas menyatakan bahwa Gay, homoseksual, lesbian dan lain-lain (LGBT) adalah PENYAKIT. Sebagaimana Nabi Luth alaihissalam sangat gencar mendakwahi kaumnya agar tidak melakukan perbuatan yang sangat MENYIMPANG.
- Allah SAW menciptakan manusia berpasangan laki-laki dan wanita, menciptakan mereka berpasangan dari Adam dan Hawa. Allah SAW lebih tahu apa yang terbaik dan apa yang tidak baik bagi makhluknya, apakah kalian lebih tahu dari Allah SAW ? Allah SAW berfirman,
أَنْتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللَّهُ وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَتَمَ شَهَادَةً عِنْدَهُ مِنَ اللَّهِ“Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” (QS. al-Baqarah: 140).
Sehingga
Allah SAW menurunkan syariat untuk kebaikan dan kemashlahatan manusia.
Demikianlah
agama Islam, memerintahkan dan melarang sesuatu pasti untuk kemashalahatn dan
kebaikan manusia.
Syaikh
Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata dalam risalahnya,
الدين
مبني على المصالح
في
جلبها و الدرء للقبائح
“Agama dibangun atas dasar berbagai kemashlahatan
Mendatangkan
mashlahat dan menolak berbagai keburukan”
Kemudian
beliau menjelaskan,
ما
أمر الله بشيئ, إلا فيه من المصالح ما لا يحيط به الوصف
“Tidaklah
Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang
tidak bisa diketahui secara menyeluruh”.
CATATAN
PENTING:
- Kepada mereka yang terkena penyakit LGBT, kami doakan semoga segera sembuh dan berusaha agar bisa sembuh. Yakinlah setiap penyakit pasti ada obatnya, betusahalah dan Allah lebih tahu isi hati anda.
Silahkan baca:
- Kepada yang lainnya, agar kita TIDAK MENGOLOK-OLOK ATAU MENGHINAKAN LGBT tetapi BANTU DAN DOAKAN mereka untuk sembuh dan beri dukungan kepada mereka. Karena kami menemukan banyak juga yang sangat ingin sembuh tetapi merasa sulit tanpa ada dukungan dari mereka yang sehat.
Cara
Mengobati Penyakit Gay Dan Homoseksual (Syariat Dan Medis)
Penderita
penyakit ini juga terkadang heran dengan diri mereka sendiri. Terkadang mereka
menikmati penyakit ini tetapi ada juga yang tersiksa, ingin sembuh tetapi tidak
bisa, ingin konsultasi dan berterus terang tetapi malu. Khususnya kaum
laki-laki yang menjadi gay (homoseksual) lebih susah terapinya, wanita lebih
mudah sembuh karena dilihat dari penyebabnya.umumnya wanita menjadi lesbian
karena kurang perhatian dari laki-laki. Sebagaimana kaum wanita nabi Luth
‘alaihissalam yang menjadi lesbian karena kaum laki-laki mereka sudah menjadi
homoseks dan berpaling dari wanita mereka.
Setiap
penyakit pasti ada obatnya
Penderita
penyakit ini perlu menanmkan keyakinan dengan kuat mereka pasti bisa sembuh.
Terkadang mereka putus asa, karena laki-laki tentu lebih banyak bergaul dengan
laki-laki misalnya di ruang ganti, kamar mandi. Mereka lebih mudah terpapar dan
terfitnah.
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda,
لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.
“Setiap penyakit ada obatnya, dan bila telah ditemukan dengan tepat obat suatu penyakit, niscaya akan sembuh dengan izin Allah Azza wa Jalla.” (HR. Muslim)
Penyebab
penyakit ini
Dalam
ilmu psikologi, penyebab mejadi gay secara umum ada dua:
- Trauma masa kecil.
Ketika kecil pernah mendapatkan perilaku kekerasaan atau pelecehan seksual sejenis. Maka akan bisa memperngaruhi pola pikir dan orientasi seksual ketika dewasa. Misalnya ketika kecil ia pernah di sodomi oleh kakaknya atau pamannya.
- Menjadi gay karena pelarian
Lari dari suatu masalah, misalnya seroang laki-laki pernah ditolak 7 kali oleh seorang gadis atau beberapa gadis menolaknya, atau putus dari kekasih yang sangat ia cintai. Ketika ia perlahan-lahan menjadi gay, ia merasakan kenyaman dan kebahagiaan sehingga ia benar-benar memutuskan menjadi seorang gay.
Terapi
psikologi kedokteran
Adapun
terapi secara psikologi dan kedokteran maka bisa ditempuh beberapa cara
berikut:
- Menjauhi segala macam yang berkaitan dengan gay (homoseksual) misalnya teman, klub, aksesoris, bacaan dan segalanya. Ini adalah salah satu faktor terbesar yang bisa membantu.
- Merenungi bahwa gay masih belum diterima oleh masyarakat (terutama di indonesia), masih ada juga yang merasa jijik dengan gay. Terus menanamkan pikiran bahwa gay adalah penyakit yang harus disembuhkan.
- Terapi sugesti. Misalnya mengucapkan dengan suara agak keras (di saat sendiri),:
“saya bukan gay”“gay menjijikkan”“saya suka perempuan”
Bisa
juga dengan menulis di kertas dengan jumlah yang banyak dan berulang, misalnya
1000 kali.
- Berusaha melakukan kegiatan dan aktifitas khas laki-laki. Misalnya olahraga karate atau bergabung dengan komunitas kegiatan laki-laki.
- Terapi hormon. Jika diperlukan dengan bimbingan dokter bisa dilakukan terpai hormon secara berkala untuk lebih bisa menimbulkan sifat laki-laki.
- Menjauhi bergaul dengan laki-laki yang menarik hati dan YANG PALING terpenting adalah dukungan semua pihak, keterbukaan dan menerima masukan. Jangan sampai ada yang mencela didepanya atau mengejek perjuangannya dalam emngobati penyakit ini.
Bimbingan
Islam dalam hal ini
Adapun
bimbingan agama Islam yang sempurna dalam hal ini, maka beberapa hal ini perlu
direnungi:
- Tulus berdoa dan bersungguh-sunggu dalam berdoa kepada Allah memohon kesembuhan, karena setiap penyakit pasti ada obatnya. Berdoa di waktu dan tempat yang mustajab serta tidak mudah putus asa.
يُسْتَجَابُ لأَحَدِكُمْ ما لم يَعْجَل، يقول: دَعَوْتُ فلم يُسْتَجَبْلي
“Doa kalian pasti akan dikabulkan, selama ia tidak terburu-buru, yaitu dengan berkata: aku telah berdoa, akan tetapi tidak kunjung dikabulkan.” (Muttafaqun ‘alaih)
- Segera bertaubat kepada Allah. Karena segala sesuatu yang terjadi pada kita adalah akibat perbuatan dan kesalahan kita. Allah Ta’ala berfirman,
وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ
“Dan musibah apapun yang menimpamu, maka itu adalah akibat dari ulah tanganmu sendiri.” (As Syura: 30).
- Menjauhi segala sesuatu yang berkaitan dengan gay atau membuatnya menjadi kewanita-wanitaan atau menyerupai wanita.
لَعَنَ النبي الْمُخَنَّثِينَ من الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلَاتِ من النِّسَاءِ وقال: (أَخْرِجُوهُمْ من بُيُوتِكُمْ). متفق عليه
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknati lelaki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai lelaki, dan beliau bersabda: Usirlah mereka dari rumah-rumah kalian.”
(Muttafaqun ’alaih)
- Menyadari bahwa gay (homoseksual) adalah dosa besar dan dilaknat pelakunya
Allah Ta’ala berfirman,وَلُوطًا إِذْ قالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ (54) أَإِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّساءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ“Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika ia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu sedang kamu melihat(nya). Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan mendatangi wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak dapat mengetahui (akibat perbuatanmu).” ( An-Naml 27:54-55)
- Jangan sering menyendiri, minta dukungan keluarga dan orang terdekat serta tetap bergaul dengan masyararat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إن الشيطان مع الواحد ، و هو من الاثنين أبعد
“Sesungguhnya syetan itu bersama orang yang menyendiri, sedangkan ia akan menjauh dari dua orang.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Al Albani)
-
Menjauhi makanan yang haramKarena makanan bisa berpengaruh terhadap sifat manusia. Sebagaimana perkataan Ibnu Sirin, “Tidaklah ada binatang yang melakukan perilaku kaum Nabi Luth selain babi dan keledai.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ad Dunya dalam kitab Zammul Malaahy)Penyusun: dr. Raehanul Bahraen, Laboratorium Klinik RSUP DR Sardjito, Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar